Sistempertidakasamaan linear dua variabel adalah sistem pertidaksamaan yang melibatkan dua atau lebih pertidaksamaan linear dua variabel. Daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear dua variabel merupakan daerah yang memenuhi semua pertidaksamaan yang ada dalam sistem. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut Contoh 2 Tentukan
Daerah bersih dalam pertidaksamaan linear dua variabel. Foto UnsplashIstilah daerah bersih dan garis selidik sering dijumpai di beberapa soal matematika. Biasanya soal ini dipelajari ketika memasuki SMA/SMK di bangku kelas lanjut, materi daerah bersih dan garis selidik ada di pelajaran program linear. Mengutip buku Matematika Kelas XI oleh Agung Lukito, dkk, daerah bersih merupakan daerah penyelesaian pertidaksamaan atau sistem pertidaksamaan yang lainnya, daerah bersih adalah daerah yang memenuhi suatu pertidaksamaan. Artinya, semua titik x,y yang memenuhi suatu pertidaksamaan linear atau suatu sistem pertidaksamaan bersih sendiri sering disebut juga dengan daerah himpunan penyelesaian. Untuk mengetahui lebih lanjut contoh soal dari daerah bersih, simak terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Pertidaksamaan Linear Dua VarieabelMengenal pertidaksamaan linear dua variabel. Foto UnsplashDaerah bersih memiliki keterkaitan satu sama lain dengan pertidaksamaan linear dua variabel. Masih mengutip sumber yang sama, pertidaksamaan linear dua variabel adalah kalimat terbuka matematika yang memuat dua variabel dengan masing-masing variabel berderajat satu dan dihubungkan dengan tanda apa perbedaan dari persamaan dan juga pertidaksamaan? Mengutip buku Mudah dan Aktif Belajar Matematika yang disusun oleh Tri Dewi Listya, persamaan hasilnya berupa grafik, sedangkan pertidaksamaan hasilnya berupa daerah Daerah Himpunan Penyelesaian DHP Sistem PertidaksamaanSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, daerah bersih merupakan daerah himpunan penyelesaian atau DHP. Tentunya ada beberapa langkah untuk menentukan DHP. Untuk mengutip buku SPM Matematika IPS SMA Kelas X, XI, XII yang diterbitkan oleh Gramedia Widiasarana Indonesia, berikut beberapa langkah yang perlu untuk diperhatikan, yakniGambar masing-masing grafik dari pertidaksamaan, jangan lupa untuk menandai DHP nya tersebutTandai DHP dengan dua cara, yakni DHP ditandai dengan daerah arsiran dan DHP ditandai daerah yang bersihDaerah arsir artinya pelajar mengarsir daerah yang benar dan cari daerah yang paling banyak terkena arsiran dan itulah DHP bersih artinya daerah arsir yang salah dan setelah semua peridaksamaan diselesaikan, kemudian cari daerah yang bersih dan itulah yang disebut Soal Daerah Himpunan Penyelesaian DHP Sistem PertidaksamaanMengutip dari buku Matematika yang diterbitkan oleh PT Grafindo Media Pratama, berikut adalah contoh dari soal daerah himpunan penyelesaian sistem daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan di bawah ini, yakniDengan x dan y β R, tentukanTitik potong antara garis x + 2y = 8 dan garis 2x + y = 10Titik verteks dari himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan tersebutDaerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear tersebut, yakniHasil dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear atau daerah bersih. Foto buku Matematika diterbitkan oleh PT. Grafindo Media PratamaLalu, substitusikan y = 2 ke x + 2y = 8, sehingga di dapatkanJadi, titik potongnya adalah 4,2Sedangkan titik verteksnya adalah A 8,0, B 4,2, dan C 0,10
Pembahasan soal Ujian Nasional UN SMA-IPA bidang studi Matematika dengan materi pembahasan Sistem Pertidaksamaan Linear yang meliputi daerah sistem pertidaksamaan linear dan model matematika sistem pertidaksamaan linear. Konsep 1 Untuk menentukan persamaan garis dari suatu grafik, gunakan konsep berikut ini! Konsep 2 Untuk menentukan daerah pertidaksamaan, gunakan konsep berikut ini! Soal No. 1 tentang Daerah Sistem Pertidaksamaan Linear Perhatikan gambar berikut! Daerah yang memenuhi sistem pertidaksamaan linear x + y β€ 4; x + 4y β₯ 8, x β₯ 0, y β₯ 0 adalah β¦. Berdasarkan konsep pengerjaan soal nomor 2 maka Pertidaksamaan 1 adalah x + y β€ 4. Karena tanda pertidaksamaannya ββ€β maka daerah yang diarsir berada di bawah garis arsiran biru. Sedangkan pertidaksamaan 2 adalah x + 4y β₯ 8. Karena tanda pertidaksamaannya ββ₯β maka daerah yang diarsir berada di atas garis arsiran merah. Sementara itu, arsiran warna coklat merupakan irisan pertidaksamaan 1 dan 2 di kuadran I x β₯ 0, y β₯ 0. Jadi, daerah yang memenuhi sistem pertidaksamaan linear adalah daerah II B. Soal No. 2 tentang Daerah Sistem Pertidaksamaan Linear Daerah yang memenuhi sistem pertidaksamaan linear 3x + 4y β€ 96; x + y β€ 30; x β₯ 0; y β₯ 0 adalah β¦. Pembahasan Kedua pertidaksamaan di atas bertanda ββ€β sehingga dapat dipastikan daerah pertidaksamaan keduanya berada di bawah garis. Sementara itu, sistem pertidaksamaan tersebut berada di kuadran pertama x β₯ 0, y β₯ 0. Jadi, daerah yang memenuhi sistem pertidaksamaan linear tersebut adalah daerah IV D. Soal No. 3 tentang Model Matematika Sistem Pertidaksamaan Linear Daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini adalah daerah himpunan penyelesaian semua x, y yang memenuhi sistem pertidaksamaan β¦. + y β€ 4, 2x + 5y β₯ 10, y β₯ 0 + y β€ 4, 2x + 5y β€ 10, y β₯ 0 + y β€ 4, 2x + 5y β₯ 10, x β₯ 0 + y β₯ 4, 2x + 5y β₯ 10, x β₯ 0 + y β₯ 4, 2x + 5y β€ 10, x β₯ 0 Pembahasan Perhatikan gambar berikut ini! Daerah arsiran pada grafik di atas dibatasi oleh garis 1, garis 2, dan garis 3. Garis 1 dan daerah arsiran di bawahnya 4x + 4y β€ 16 x + y β€ 4 Garis 2 dan daerah arsiran di atasnya 2x + 5y β₯ 10 Garis 3 atau garis x = 0 sumbu y dan daerah di sebelah kanannya x β₯ 0 Jadi, daerah himpunan penyelesaian semua x, y yang memenuhi sistem pertidaksamaan opsi C. Soal No. 4 tentang Model Matematika Sistem Pertidaksamaan Linear Daerah yang diarsir pada gambar di bawah ini adalah daerah penyelesaian dari pertidaksamaan β¦. + y β€ 12; 5x + 4y β₯ 20; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β₯ 12; 5x + 4y β₯ 20; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β₯ 12; 5x + 4y β€ 20; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β₯ 12; 5x + 4y β€ 20; x β₯ 0; y β₯ 0 + 6y β€ 12; 4x + 5y β₯ 20; x β₯ 0; y β₯ 0 Pembahasan Perhatikan grafik di bawah ini! 1 12x + 2y = 24 2 5x + 4y = 20 Persamaan garis 1 perlu disederhanakan, sedangkan persamaan 2 sudah dalam bentuk yang paling sederhana. Sehingga, 1 6x + y = 12 2 5x + 4y = 20 Daerah yang diarsir terletak di sebelah kiri garis 1 dan di atas garis 2. Tanda pertidaksamaan untuk daerah sebelah kiri adalah ββ€β sedangkan daerah atas adalah ββ₯β . Diperoleh 1 6x + y β€ 12 2 5x + 4y β₯ 20 Daerah arsiran tersebut terletak pada kuadran I sehingga semua x dan y bernilai positif. x β₯ 0; y β₯ 0 Jadi, daerah yang merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan di atas adalah opsi A. Soal No. 5 tentang Model Matematika Sistem Pertidaksamaan Linear Perhatikan gambar berikut! Daerah yang diarsir pada gambar di atas merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan β¦. + 2y β₯ 8; 2x + 3y β₯12; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β₯ 8; 3x + 2y β₯ 12; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β€ 8; 2x + 3y β€ 12; x β₯ 0; y β₯ 0 + y β€ 8; 3x + 2y β€ 12; x β₯ 0; y β₯ 0 + 2y β€ 8; 2x + 3y β€ 12; x β₯ 0; y β₯ 0 Pembahasan Perhatikan gambar berikut ini! 1 8x + 4y = 32 2 4x + 6y = 24 Jika kedua persamaan di atas disederhanakan maka akan menjadi 1 2x + y = 8 2 2x + 3y = 12 Daerah yang diarsir terletak di bawah garis 1 dan di bawah garis 2 sehingga tanda pertidaksamaannya adalah ββ€β kurang dari atau sama dengan. 1 2x + y β€ 8 2 2x + 3y β€ 12 Daerah arsiran tersebut terletak pada kuadran I sehingga semua x dan y bernilai positif. x β₯ 0; y β₯ 0 Jadi, daerah yang merupakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan di atas adalah opsi C. Simak juga Pembahasan Matematika IPA UN Sistem Persamaan Linear Pembahasan Matematika IPA UN Program Linear Dapatkan pembahasan soal dalam file pdf di sini. Demikian, berbagi pengetahuan bersama Kak Ajaz. Silakan bertanya di kolom komentar apabila ada pembahasan yang kurang jelas. Semoga berkah.
SistemPertidaksamaan Dua Variabel (SPtDV) Penulis: Lintang Erlangga. Diperbarui: March 7th, 2021. Disini kita akan tertarik mengetauhi daerah solusi, artinya tidak tunggal solusinya. Materi kali ini akan mengulas bagaimana kita mencari solusi dari sistem pertidaksamaan dua variabel. Solusi yang dimaksud kali ini akan berupa interval atau